Menyoal Revisi UU KPK yang Melemahkan KPK

savekpk

Selamat pagi, selamat beraktivitas di pagi yang cerah ini sobat sebuah opini. Jangan lupa bersyukur kepada Tuhan sebab hari ini kamu masih bisa menikmati cerahnya cuaca pagi ini. Jangan lupa juga awali harimu dengan doa, agar kegiatan hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. Dan tetap semangat and keep smile in your face!

Hari ini saya ingin berbagi opini saya mengenai isu pelemahan KPK yang sedang santer beritanya beberapa hari terakhir ini. Bahkan, tiba-tiba Pak SBY (mantan presiden kita) muncul di berita, padahal Pak SBY ini jarang banget muncul di berita. Kemunculan Pak SBY di berita ini adalah tentang beliau menginstruksikan kepada seluruh anggota fraksi Demokrat yang berada di parlemen untuk tidak menyetujui pembahasan draft revisi uu no. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang paripurna DPR. Continue reading

Advertisements

Untuk Apa Anda Marah Kalau Anda Bersih?

Selamat pagi sahabat sebuah opini.

Pagi ini kita disuguhkan dengan kehebohan berita di tv tentang oknum anggota DPR (baca: wakil ketua DPR) yang marah-marah kepada penyidik KPK ketika para penyidik ini ingin menggeledah ruangan anggota DPR.

 

Sebuah pertanyaan besar pun tentunya secara otomatis akan muncul dibenak kita semua ketika menyaksikan video adu mulut antara anggota DPR (baca: wakil ketua DPR) dengan penyidik KPK tersebut. Ini adalah sebuah pertanyaan simpel yang tentunya akan muncul dalam benak kita semua sekalipun kita ini orang paling bodoh sedunia. Continue reading

Mudahnya Mengurus SIM tanpa Calo (Sebuah Solusi)

Ilustrasi SIM

Ilustrasi SIM. Sumber: google.com

Kepada yang terhormat bapak/ ibu Kapolri, bapak/ ibu Kapolda, bapak/ibu Dirlantas Polri.

Ada kegusaran di hati kami, para warga di negeri impian-negeri yang makmur, negeri yang mendambakan keadilan, negeri yang menjunjung tinggi hukum, negeri yang merindukan ketertiban dan keteraturan. Bahkan, kegusaran itu telah memahat dan mengerucutkan hati kami untuk skeptis pada institusi ini-DITLANTAS POLRI.

Calo-calo SIM itu kini telah beranak-pinak, bercucu-cicit, melahirkan generasi pembohong, generasi penipu, generasi pengecut. Semua orang ingin segalanya praktis, segalanya mudah, segalanya bisa dibeli dengan uang. Bahkan di negeri ini, harga dari sebuah kejujuran itu tidak lebih dari harga kencing di toilet umum. Continue reading