Quote

Menemukan Pola

Sesungguhnya dalam hidup ini kita cukup menemukan pola dari keteracakan kejadian dan masalah yang kita hadapi. Dengan memahami pola itu, maka kita akan belajar banyak, di antaranya:

  1. Menerima kondisi yang ada.
  2. Memperbaiki bagian-bagian yang kita bisa perbaiki, misalnya berkaitan dengan diri pribadi.
  3. Memahami bahwa perubahan itu tidak bisa dipaksakan terhadap orang lain.
  4. Menyadari bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri.
  5. Menyadari bahwa mengajari itu lebih susah daripada memberi contoh.
  6. Menyadari bahwa kebahagiaan itu tergantung pada diri sendiri, tergantung bagaimana cara kita merespon semua masalah yang ada, apakah kita akan merespon dengan berduka/sedih? atau kah dengan cara bahagia?
  7. Jangan selalu menginginkan orang lain mengikuti pola kita baik pola pikir dan tindakan, karena setiap orang memiliki cara sendiri dalam menemukan pola masing-masing.
  8. Jangan bersedih hati ketika orang lain tidak menerima cara kita memandang sesuatu, sebab jika kita bersedih sesungguhnya kita sedang menuruti keegoisan diri kita.
  9. Terkadang kita harus menerima pola-pola yang diajukan orang lain, tetapi bukan berarti kita tidak memiliki pendirian sendiri, semua itu hanya sebagai kebutuhan batin kita agar kita selalu bahagia.

Kira-kira begitulah hidup. Jadilah diri sendiri dan tak perlu memaksakan kehendak kepada orang lain. Semoga kita bisa selalu berbahagia. Salam.

Advertisements

Risau Yang Kambuh di Hari Jumat dan Sabtu

Entah, apa yang terjadi, gue selalu merasa risau setiap ketemu hari Jumat dan Sabtu. Mungkin karena hari itu adalah hari kuliah gue, iya, hari dimana gue harus menahan kantuk mendengar penjelasan dosen, hari dimana gue harus berpikir keras memahami materi-materi kuliah. But, bukan itu guys. Bukan itu yang bikin gue risau.

Gue risau karena sebab lain. Bulan ini adalah bulan terakhir gue belajar di semester 2. Bentar lagi gue masuk di semester 3. Dan yang selalu jadi pikiran gue adalah gue belum mendapat inspirasi apa-apa buat tesis gue. OMG, hari begitu cepat berlalu. Continue reading

Hebatnya Negeriku, Orang Baik Dibenci, Orang Salah Jadi Duta

Kira-kira 6 bulan terakhir ini, hampir seluruh media memberitakan bakal calon gubernur DKI yang sampai saat ini masih menjabat sebagai gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama “Ahok”. Dari semua berita-berita yang ada, ada yang membahas prestasi pak Ahok, tetapi juga tidak sedikit media yang lebih suka menampilkan kesalahan atau kejelekkan pak Ahok, meski berita itu sifatnya masih desas-desus atau opini seseorang. Continue reading

Hari Bumi, Selamatkan Bumi atau Manusia?

This slideshow requires JavaScript.

earth day doodles, sumber: https://www.google.com/doodles/earth-day-2016

Hari ini tanggal 22 April 2016, tentunya sahabat sudah tahu bahwa setiap tanggal 22 April diperingati sebagai hari bumi sedunia (Earth Day). Happy Earth Day ya sahabat!

Hari bumi diperingati sebagai bentuk kasih sayang kita kepada bumi kita tercinta. Semoga saja tidak hanya diperingati tetapi juga ada aksi nyata kita sebagai manusia untuk menjaga dan merawat bumi demi kelangsungan hidup umat manusia.

Ngomong-ngomong soal hari bumi guys, ada yang salah persepsi sepertinya dengan makna dari hari bumi. Mungkin manusia seluruh bumi ini salah persepsi tentang hari bumi. Dan ini engga lucu guys. Apa yang salah? Continue reading

Sesuatu Sering Dianggap Benar Karena Menguntungkan

Touch Your Soul

Sumber gambar: http://dinarobison.com/

Disadari atau tidak kita sering berada dalam kondisi yang membenarkan sesuatu dengan catatan sesuatu itu menguntungkan bagi kita. Kita terjebak oleh keinginan dan nafsu kita, sehingga kita melupakan jati diri kita.

Kondisi yang membenarkan sesuatu karena menguntungkan pribadi inilah yang disebut dengan kebenaran selektif. Kebenaran yang memilih-milih. Membenarkan sesuatu karena menguntungkan atau memberi kenikmatan yang fana. Continue reading

BNI Debit Online, Solusi Belanja Onlineku

Dulu sebelum ada BNI Debit Online (BDO) atau orang-orang lebih sering menyebutnya VCN BNI, saya pernah membayangkan ada layanan penggunaan kartu debit untuk belanja di merchant-merchant online seperti di google playstore, paypal, amazon, dll. Sebab waktu itu hanya kartu kredit saja yang bisa digunakan untuk transaksi online, sementara saya belum mempunyai kartu kredit bahkan sampai sekarang juga belum punya soalnya baru mengajukan kartu kredit BNI dan belum tahu kabarnya disetujui atau tidak. Semoga saja disetujui oleh BNI. Waktu itu (tahun 2010) saya masih duduk di bangku semester satu program S1 di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Continue reading

Wejangan dari Dosen Pembimbing

Pagi ini saya bangun kesiangan, benar-benar udah siang, iya jam 08.00 baru bangun. Mungkin gara-gara semalam begadang, maklum mahasiswa tingkat akhir memang suka begadang. Walaupun entah apa yang dilakukan, yang penting begadang aja sampai pagi. Hehehe

Satu hal yang saya selalu menyesal adalah saya selalu terlambat setiap ingin bertemu dosen pembimbing (dospem). Tidak tahu kenapa, selalu begitu. Sampai-sampai saya selalu diingatkan oleh dospem setiap setelah selesai bimbingan “Minggu depan jangan terlambat ya!”, dan selalu saya jawab “baik pak.” Saya jadi benci pada diri saya sendiri, karena sering tidak tepat waktu. Padahal saya sudah berusaha untuk tepat waktu dalam segala hal, tetapi benar-benar susah. Ada saja yang bikin saya terlambat ketika ada janjian. Oh, mungkin karena golongan darah saya O. Iya, katanya golongan darah O memang suka gitu. Tapi entahlah, yang penting mulai hari ini saya berjanji pada diri saya sendiri untuk tepat waktu dalam hal apapun.

Okeh, jadi setelah bertemu dengan dospem bukannya beliau mengoreksi kerjaan saya tetapi malah memberi beberapa wejangan kepada saya. Dosen saya yang satu ini memang benar-benar T.O.P deh. Beliau adalah dosen sekaligus seorang figur bapak, sahabat, dan motivator saya. Senang sekali setiap mendapat wejangan dari beliau.

Wejangan hari ini tentang IPK+K. Apa itu?

I: Insha Allah, yang artinya jika Allah menghendaki. Bagaimana agar Allah selalu menghendaki terhadap apa yang kita kerjakan dan usahakan? Jawabannya adalah pahami kehendak Tuhan dan lakukan hal-hal yang menjadi kehendak Tuhan. Jangan bertindak menuruti kehendak pribadi, nafsulah yang akan mengendalikan kita. Dan jika sudah nafsu telah menutup mata batin kita, yang ada hanyalah keserakahan, ketamakan, dan kerusakan moral.

Bangsa ini adalah bangsa beragama, tetapi tidak bertuhan. Banyak orang taat beribadah, tetapi tidak memahami kehendak Tuhan. Pada akhirnya kerusakan lah yang ia kerjakan.

P: Pelajari, marilah mempelajari segala sesuatu. Belajar sejak lahir hingga mati.

K: Kerjakan. Jika segala sesuatu sudah sesuai kehendak tuhan dan sudah dipelajari tentunya harus diamalkan. Tidak ada ilmu yang bermanfaat sebelum kita amalkan.

K: Karakter. Ini adalah bagian terpenting. Karakter adalah penentu siapa kita sebenarnya.

Baiklah, itu saja yang ingin saya share. Daaa, sampai ketemu lagi.