Hebatnya Negeriku, Orang Baik Dibenci, Orang Salah Jadi Duta

Kira-kira 6 bulan terakhir ini, hampir seluruh media memberitakan bakal calon gubernur DKI yang sampai saat ini masih menjabat sebagai gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama “Ahok”. Dari semua berita-berita yang ada, ada yang membahas prestasi pak Ahok, tetapi juga tidak sedikit media yang lebih suka menampilkan kesalahan atau kejelekkan pak Ahok, meski berita itu sifatnya masih desas-desus atau opini seseorang. Continue reading

Bosan Sama Berita Jessica-Mirna, Mana nih Berita Setya Novanto?

Halo guys?

Selamat pagi, dan selamat beraktivitas.

Jessica-Mirna

Beberapa hari terakhir ini kebanyakan media-media online membertikan kasus kematian Mirna. Bahkan beritanya benar-benar membanjiri timeline saya. Sangking mau bersaingnya guys, media-media ini banyak yang membuat judul gaje (ga jelas).

Ada media yang memberi judul “Inilah kronologi Jessica menaburkan sianida ke kopi Mirna”, padahal isinya zonk. Ada juga yang begini judulnya “Begini gerak tubuh Jessica dalam rekaman cctv,” semua orang ekspektasinya ketika membuka berita itu akan disuguhkan rekaman cctv sesuai judul berita. Ternyata eh ternyata setelah dibuka zonk lagi. Continue reading

Waspada, Kebodohan Tim Redaksi Beberapa Media Zaman Sekarang

Selamat pagi Indonesia. Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya.

Apa kabar sahabat opini? Masih suka beropini? Ingat, setiap orang bebas beropini. Tetapi, opini yang baik adalah opini yang didasari oleh fakta-fakta yang mendukung. Dan apapun opini anda, tetap hargai opini orang lain.

Baiklah, setelah lama tak beropini, pagi ini saya akan membahas tentang “Kebodohan Tim Redaksi Beberapa Media Zaman Sekarang”. Kenapa saya mengambil judul seperti ini? Apa yang mandasari saya hingga berani beropini bahwa orang-orang yang berprofesi menulis berita di beberapa media zaman sekarang ini kebanyakan diisi oleh orang-orang bodoh? Wait, jangan tersinggung, tidak semua kok, masih ada segelintir orang yang tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip penulisan berita yang baik. Give applause untuk orang-orang yang masih berpegang teguh pada prinsip-prinsip tersebut. Continue reading

Masih Merasa Kasihan sama Pengemis?

Mengemis adalah profesi sebagian kecil rakyat di negeri ini. Kenapa saya bilang profesi, ya jelas profesi dong orang penghasilan per bulan bisa lebih dari 15 Juta Rupiah. Anda berapa? Jadi pengemis nggak perlu modal loh. Modal tampang memelas aja sih. Eith, tunggu dulu, siapa bilang mengemis nggak modal? Modal kok, modalnya ya baju rombeng, ember, jaring ikan, dll.

Pengemis, hidupnya lebih makmur daripada tukang sapu. Buktinya para gepeng alias gelandangan dan pengemis di Bandung lebih suka jadi pengemis daripada jadi tukang sapu. Pantes banyak orang berbondong-bondong dari kampung dg modal baju rombeng datang ke kota Jakarta. Continue reading

Kalau Aku jadi Dia

Kalau aku jadi dia, aku malu, sebab aku berdiri di atas kaki kebodohan, candaan, dan lawakan.

Kalau aku jadi dia, aku malu, sebab masih mengungkit hal-hal yang sepantasnya tak perlu diungkit.

Bukti apalagi yang akan menunjukkan kebodohanmu?

Sudahlah lebih baik legowo saja, kalah bukan berarti mati. Masih ada hidup yang lebih baik untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Kebenaran dan keadilan itu tidak harus selalu terlihat sekarang, sebab ia akan menjadi hal terindah jika waktunya tiba nanti.

Kalau aku jadi dia, aku dengan senang hati akan mengawasi apa saja yang telah terucap, apa saja yang telah terpaku dalam hati para insan yang baik.

Tentang Perbedaan

perbedaan agama

Sedih, baca berita tentang penyerangan jemaat katolik yang sedang beribadah di Sleman, Yogyakarta. Delapan orang mengenakan penutup kepala tiba-tiba datang menyerang salah satu rumah ibadah yang saat itu sedang diadakan kegiatan ibadah Rosario. Bahkan jumlah mereka menjadi 15 orang setelah sholat dzuhur. Mereka melakukan pengrusakan tempat ibadah itu dan melakukan penganiayaan dengan melempari batu, pot bunga, besi, dan benda-benda keras lain, hingga beberapa jemaat terluka. Bukankah ini suatu tindakan yang tak bermoral? Continue reading